Home > Umum

Ekspor Kopi Perdana 2022, Erick Thohir Ingatkan Pentingnya Ekosistem Kopi

Ekosistem kopi penting untuk membangun kesejahteraan petani kopi.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengingatkan pentingnya ekosistem kopi. (sumber foto: tangkapan layar)
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengingatkan pentingnya ekosistem kopi. (sumber foto: tangkapan layar)

JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengingatkan pentingnya membangun ekosistem untuk kopi. Peran pemerintah daerah sangat penting, mengingat 96 persen dari produksi kopi terkait dengan petani.

Menteri BUMN mengatakan kopi berbeda dengan kelapa sawit. Produksi kopi hampir 96 persen terkait dengan petani. Sementara sawit itu sudah 60 persen swasta dan 40 persen petani. “BUMN siap bekerja sama dengan berbagai pihak dalam membangun ekosistem untuk kopi,” kata Erick saat menyampaikan sambutan dalam Peluncuran PMO Kopi Nusantara di Lampung, Ahad (30/1/2022).

Baca Juga:

Biar Keren saat Kongkow di Kafe, Kamu Perlu Tahu Jenis dan Sajian Kopi Ini

Kiamat Kopi Penyebab Indonesia tak Lagi Berjaya

Beratnya Jalur Pendakian Gunung Batur Bali yang Berpasir

Dalam pengembangan kopi, BUMN akan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, asosiasi kopi, pihak swasta, kedutaan besar dan sebagainya. Menurut dia, dalam membangun ekosistem tidak mungkin terjadi jika masing-masing pihak egosektoral. Ekosistem itu bisa terjadi kalau ditempatkan di tengah semua kepentingannya.

Erick Thohir memandang BUMN tentu punya tanggung jawab untuk mencari solusi bagi kesejahteraan petani kopi. Hal ini dikarenakan harga kopi dunia sedang naik. “Tetapi harus dipastikan jangan kenaikan harga kopi ini justru menaikkan yang namanya penjual di tengah, tidak langsung kepada petani,” ungkap Erick.

Kemarin, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI mengekspor enam kontainer kopi ke Mesir. Kopi ini merupakan hasil dari petani kopi di Sumatera.

"Ini merupakan ekspor perdana kami di tahun 2022, akan dilepas sebanyak enam kontainer untuk diberangkatkan ke Mesir," ujar Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati dalam Peluncuran PMO Kopi Nusantara serta Pelepasan Ekspor Kopi Perdana Tahun 2022 di Lampun.

Ekspor kopi ke Mesir ini adalah hasil kerja para petani yang ada di Lampung dan wilayah-wilayah Sumatera lainnya seperti di Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.

Sepanjang tahun 2022 ini, PT PPI akan melakukan ekspor kopi secara reguler ke Mesir sebanyak 3.000 ton dan akan terus ditingkatkan dengan pengembangan ke berbagai negara tujuan ekspor lainnya.Jenis komoditas kopi yang diekspor memiliki berbagai cita rasa yang unik oleh kekhasan iklim daerah di Indonesia.

× Image